Daun Kelor
Daun kelor sangat bermanfaat bagi kesehatan, bahkan dia
dijuluki sebagai “Super Food”
Dan saya sudah mengkonsumsi daun kelor, oleh sebab
itu saya mau membagikan “apa itu kelor?”
dan “manfaat daun kelor bagi kesehatan”
Kelor
atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan
dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter.[1] Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil
bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya
berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau;
bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak.[1] Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang,
juga dapat disayur.
Nama
umum Indonesia: Kelor, limaran (Jawa)
Inggris
: Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree
Melayu
: kalor, merunggai, sajina
Vietnam
: Chùm ngây
Thailand
: ma-rum
Philippina
: Malunggay
Jawa/Sunda
: Kelor
Bali
: Kelor
Lampung
: Kelor
Madura : Marangghi
Flores : Moltong
Buru : Kerol
Madura : Marangghi
Flores : Moltong
Buru : Kerol
Bugis
: Keloro
Sumba : Kawano
Sumba : Kawano
Gorontalo : Kelo
Bima : Ongge
Timor-timor : Hau fo
Bima : Ongge
Timor-timor : Hau fo
Daun Kelor Segar
|
Daun Kelor Bubuk
|
7 kali Vitamin C
pada jeruk segar
|
1/2 kali Vitamin C pada Jeruk Segar
|
4 kali Vitamin A
yang terdapat pada pada wortel
|
10 kali Vitamin A
yang terdapat pada Wortel
|
4 kali Kalsium yang
terdapat pada pada susu
|
17 kali Kalsium
yang terdapat pada pada Susu
|
3 kali Kalium yang
terdapat pada pada pisang
|
15 kali Kalium yang
terdapat pada pada Pisang
|
2 kali Protein yang
terdapat pada pada Yoghurt
|
9 kali Protein yang
terdapat pada pada Yoghurt
|
1/2 kali Zat Besi yang terdapat pada pada
Bayam
|
25 kali Zat Besi
yang terdapat pada pada Bayam
|
Manfaat Daun Kelor
Bayi
dan anak-anak pada masa pertumbuhan dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
World Health Organization
Organisasi
ini juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan
menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah
selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia. Pohon kelor memang
tersebar luas di padang-padang Afrika, Amerika Latin, dan Asia. National
Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor
“Telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah
atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India
kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa
oleifera.
Manfaat
utama daun kelor adalah:
1. Menyembuhkan Diabetes
2.
Menyegarkan mata dan otak
3.
Meningkatkan metabolisme tubuh
4.
Meningkatkan stuktur sel tubuh
5.
Meningkatkan serum kolesterol alamiah
6.
Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
7.
Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
8.
Memperindah kulit
9.
Meningkatkan energi
10.
Memudahkan pencernaan
11.
Antioksidan
12.
Memelihara sistem imunitas tubuh
13.
Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
14.
Bersifat anti-peradangan
15.
Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
16.
Mendukung kadar gula normal tubuh
17. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
Dari
hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki
potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan
mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi
sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan
energi dan ketahanan tubuhnya. Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk
mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan
mineral seperti:
-kekurangan
vitamin A (gangguan penglihatan)
-kekurangan
Choline (penumpukan lemak pada liver)
-kekurangan
vitamin B1 (beri-beri)
-kekurangan
vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan
vitamin B3 (dermatitis)
-kekurangan
vitamin C (pendarahan gusi)
-kekurangan
kalsium (osteoporosis)
-kekurangan
zat besi (anemia)
-kekurangan
protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).
Vitamin A yang dimiliki
daun kelor 2 kali lebih tinggi dari bayam, 30 kali lebih tinggi dari buncis.
Selain tinggi vitamin A, daun kelor juga tinggi akan kalsium, sekitar 400
mg/100gr, serta fosfor 70 mg/100gr.
